Follow by Email

Senin, 04 April 2011

PENGARUH PESAWAT TERHADAP LANDAS PACU (lapter BAG_2)

Pengaruh kemampuan pesawat terbang terhadap panjang landasan pacu lapangan terbang

a. Kecepatan awal untuk mendaki, V2: kecepatan minimum di mana pilot diperkenankan untuk mendaki sesudah pesawat terbang mencapai ketingian 10,5 m di atas permukaan landasan pacu.

b. Kecepatan putusan (decision speed, V1):
    -Bila mesin mengalami gagal, V1 belum tercapai, pilot harus menghentikan pesawat terbang.
    -Bila mesin gagal setelah V1 tercapai, pilot harus tetap menerbangkan pesawat terbang/lepas landas.

c. Kecepatan rotasi, Vr: kecepatan saat pilot mulai mengangkat hidung pesawat terbang untuk lepas landas dengan menarik handel ke belakang.

d. Kecepatan angkat, Vlof: kecepatan dari kemampuan pesawat terbang, saat ini badan pesawat terbang mulai terangkat dari landasan pacu.

e. Jarak lepas landas
   -Jarak horizontal yang diperlukan untuk lepas landas dengan mesin tidak bekerja, tetapi pesawat terbang telah mencapai ketinggian 10,5 m di atas permukaan landasan pacu.
   -115 % dari jarak horizontal yang diperlukan untuk lepasa landas dengan mesin masih bekerja, pesawat terbang telah mencapai ketinggian 10,5 m.

   Dari kedua kondisi tersebut, dipilih mana yang lebih besar.

f. Jarak berhenti akselerasi: jarak yang diperlukan untuk mencapai kecepatan V1 + berhenti dari titik V1.

g. Take off run
   1. Jarak dari awal take off ke suatu titik di mana dicapai Vlof + setengah jarak di mana pesawat terbang mencapai ketinggian 10,5 m saat mesin tidak bekerja.
   2. Jarak dari awal lepas landas ke suatu titik di mana dicapai Vlof dikalikan 115 % + setengah jarak di mana pesawat terbang mencapai ketinggian 10,5 m dikalikan 115 %.

   Kondisi yang terbesar dari kedua kondisi tersebutlah yang dipilih sebagai take off run.

h. Stopway: perpanjangan landasan pacu, digunakan untuk menahan peasawat terbang pada waktu gagal lepas landas.


Untuk pesawat terbang bermesin turbin dalam menentukan panjang landasan pacu harus memepertimbangkan keadaan umum agar pengoperasian pesawat aman:
Keadaan tersebut adalah:
1. Lepas landas normal: suatu keadaan di mana seluruh mesin dapat dipakai dan landasan pacu yang cukup dibutuhkan untuk menampung variasi-variasi dalam teknik pengangkatan dan karakteristik khusus dari pesawat terbang tersebut.
2. Lepas landas dengan satu kegagalan mesin: keadaan di mana landasan pacu yang cukup dibutuhkan untuk memungkinkan pesawat terbang lepas landas walaupun kehilangan daya atau bahkan direm untuk berhenti.
3. Pendaratan: suatu keadaan di mana landasan pacu yang cukup dibutuhkan untuk memungkinkan variasi normal dari teknik pendaratan. pendaratan yang melebihi jarak yang ditentukan (overshoots), pendekatan yang kurang sempurna (poor approaches), dll.


Panjang lapangan (field length), FL:
1. Full strength pavement, FS.
2. Stopway, SW.
3. Daerah bebas, clearway, CW

a. Kondisi lepas landas normal
    FL = FS + CW
    di mana:
                  CW = 0,50 (TOD - 1,15 LOD)
                  TOD = 1,15 D35
                  FS = TOR
                  TOR = TOD - CW

b. Kondisi lepas landas dengan kegagalan mesin
    FL = FS + CW
    di mana:
                  CW = 0,50 (TOD - LOD)
                  TOD = D35
                  FS = TOR
                  TOR = TOD - CW

c. Keadaan lepas landas yang ditunda
    FL = FS + CW
    di mana:
                  FL = ASD

d. Keadaan pendaratan
    FS = LD
    di mana:
                  LD = SD/0,60

e. Keadaan lepas landas normal
    FL = FS + CL
    di mana:
                  CL = 0,50 (TOD - 1,15 LOD)
                  TOD = 1,15 D35
                  FS = TOR
                  TOR = TOD - CL


Untuk menentukan panjang lapangan yang dibutuhkan dan berbagai komponennya yang terdiri dari perkerasan kekuatan penuh, daerah henti dan bebas, setiap persamaan di atas harus diselesaikan untuk rancangan kritis pesawat terbang di lapangan terbang.
Hal ini akan mendapatkan setiap nilai-nilai berikut:
1. FL = (TOD, ASD, LD)/maksimum
2. FS = (TOR, LD)/maksimum
3. SW = ASD - (TOR, LD)/maksimum
4. CW = (FL - ASD, CW)/minimum

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons